SECANGKIR KOPI
(Surga Dunia~Pintu Neraka)
Berbahagialah kita di dunia dan di akherat kelak
ketika kita menikahi pasangan kita sesuai dengan tuntunan agama dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, yang semula dilarang menjadi diperbolehkan;
yang awalnya diharamkan menjadi dihalalkan; saling menjaga kehormatan dan
melimpahkan kasih sayang; menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua
larangan-Nya dalam mengarungi mahligai rumah tangga. Namun mengapa di masa kini
begitu banyak para lelaki dan wanita yang hanya sekedar mencari surga dunia
dengan menjual kehormatannya dan diganti dengan segenap keindahan dunia yang
memabukan dan bersifat fana dan mereka tidak menginginkan kebahagiaan yang kekal,
mereka tidak menyadari bahwa surga dunia-pintu neraka “Hidup merupakan sebuah
pilihan maka pertimbangkanlah pilihan yang tidak bisa memilih kembali dan
mendua”.
Jakarta, 25 Mei 2015
(Darlius : Secangkir Kopi 118)
Link : Secangkir Kopi 118


Tidak ada komentar:
Posting Komentar