KATA YANG TERUCAP (115)
“Tahukah kamu 4 (empat)
jenis kemerdekaan yang memberikan kebebasan kepada pemiliknya untuk berekspresi
dengan penuh tanggung jawab, kini kuberitahukan kepadamu yaitu : (1)
kemerdekaan dalam berpikir: kekayaan intelektual yang melahirkan buah pikiran
yang menakjubkan; (2) kemerdekaan dalam berpendapat: kebebasan dalam
berpendapat wujud berjalannya demokrasi; (3) kemerdekaan dalam berkreasi: budi
daya dalam kreativitas yang membuka khasanah; (4) kemerdekaan dalam
berimprovisasi: menuangkan segenap inspirasi kedalam bentuk keindahan”
(Darlius
: Teropong Jiwa)
“Masihkah dirimu meragukan semua yang telah
dianugerahi sebagai sesuatu yang seharusnya dirimu miliki maka yang dapat
dirimu lakukan ke-3 (ketiga) hal ini untuk menghilangkan keraguannya yaitu :
(1) berharap boleh saja namun jangan mengharapkan sesuatu yang bukan menjadi
milikmu; (2) berusaha boleh saja namun jangan mengusahakannya dengan curang;
(3) berdoa boleh saja namun memintalah sesuai kemampuan untuk menerimanya”
(Darlius
: Setetes Embun)
“Banyak bencana alam yang terjadi disebabkan karena
ketamakan manusia di dalam mengambil dan memanfaatkan hasil alam dengan
melakukan eksploitasi alam yang berlebihan sehingga dapat merusaknya, hal ini
disebabkan karena manusia tidak menyadari bahwa semesta alam juga merupakan makhluk
ciptaan-Nya yang bisa punah dan musnah”
(Darlius
: Koreksi Diri)
“Kepemimpinan hanya dapat berjalan dengan
sebenar-benarnya dengan membutuhkan : (1) seorang pemimpin yang memiliki sifat:
siddiq (benar), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan
fathonah (bijaksana); dan (2) yang dipimpin bersifat: sami’na wa’athona:
mendengarkan dengan penuh takdzim dan menjalankan apa yang diperintahkan
pemimpinnya”
(Darlius
: Kepemimpinan)
“Pernahkah dirimu merasakan penderitaan sesama
hingga tanpa dirimu sadari mengakibatkan berlinangnya airmatamu, hal ini
menunjukan bahwa dirimu masih memiliki ke-5 (kelima) hal ini yaitu : (1) hatimu
belum terkunci dan membatu; (2) penglihatanmu belum membutakan mata hatimu; (3)
pendengaranmu belum tertutup dan tuli; (4) mulutmu belum terkunci dan terdiam
membisu; (5) tanganmu masih ringan membantu”
(Darlius
: Setetes Embun)
Sekayu, 25 Maret 2015
(Catatan Kecil : Kata Yang Terucap 115)
Link : Kata Yang Terucap 115


Tidak ada komentar:
Posting Komentar