SECANGKIR KOPI
(Butir-Butir Pasir Di Laut)
Sungguh tiada satupun penciptaan-Nya di langit dan
di bumi yang tidak berguna dan tidak berada di bawah pengawasan-Nya; seberapa
kecil dan besarnya, seberapa sedikit dan banyaknya, seberapa nyata dan tidak
nyatanya, seberapa dekat dan jauhnya semua bertasbih dan menyebut nama-Nya
kecuali setan. Bagaimana dengan kita sebagai manusia…? tidakkah kita menyadari
bahwa setiap tarikan napas yang berhembus, setiap pikiran yang terlahir, setiap
degupan jantung yang berdetak dan setiap hati yang berbicara semuanya juga
diketahui-Nya, lalu mengapa sampai dengan saat ini kita
belum menyadarinya bahwa setiap perbuatan dosa dan amal kebaikan kita walaupun
bagaikan butir-butir pasir di laut akan dimintai pertanggungjawabannya kelak
“Seandainya hati ini sudah terkunci dan wajah ini hitam karena dosa maka
janganlah dirimu berputus asah dari rahmat dan keridhoan-Nya”.
Sekayu, 11 Mei 2015
(Darlius : Secangkir Kopi 116)
Link : Secangkir Kopi 116


Tidak ada komentar:
Posting Komentar